Tentang Kami

Misi Kami

Seoul Halal Guide mengkurasi restoran halal terverifikasi, fasilitas sholat, dan akomodasi ramah Muslim di seluruh Korea — membantu wisatawan Muslim Asia Tenggara menjelajahi Korea dengan percaya diri.

Kami fokus pada tiga pilar:

  1. Informasi Terverifikasi — Setiap restoran dan tempat yang kami tampilkan diperiksa silang dengan database halal resmi Korea Tourism Organization (KTO), yang mengklasifikasikan tempat usaha ke dalam empat tingkatan: Halal Certified (Bersertifikat Halal), Self-Certified (Sertifikasi Mandiri), Muslim Friendly (Ramah Muslim), dan Pork-Free (Bebas Babi).
  2. Aksesibilitas Multi-Bahasa — Konten tersedia dalam Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Melayu — bahasa utama dari 240+ juta pembaca Muslim Asia Tenggara kami.
  3. Desain Mobile-First — Dibangun sesuai cara wisatawan sebenarnya menjelajah (98,3% pengguna internet Indonesia adalah mobile-first, menurut DataReportal 2025).

Mengapa Kami Membangun Ini

Korea menyambut sekitar 1,22 juta wisatawan Muslim setiap tahun (Korea Tourism Organization Datalab, 2025) — sekitar 9,5% dari total kunjungan internasional, dengan Indonesia dan Malaysia berada di peringkat #1 dan #2 berdasarkan volume pengunjung Muslim. Korea juga menjadi rumah bagi lebih dari 380.000 penduduk Muslim — sekitar 320.000 penduduk asing (Kim Dong-mun, studi akademik terindeks KCI, Muslim-Christian Encounter, 2024) ditambah sekitar 60.000 mualaf Korea (Kementerian Hukum + Korea Muslim Federation, 2021). Korea menempati peringkat ke-15 dalam Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index 2025 di antara destinasi Non-OIC, dengan peningkatan +5 poin year-over-year.

Meski demikian, informasi perjalanan halal masih tersebar di berbagai hambatan bahasa dan sertifikasi yang tidak konsisten. Seoul Halal Guide mengkonsolidasikan sumber-sumber primer terpercaya menjadi satu sumber daya yang mudah diakses.

Pengungkapan Jujur

Pendiri kami, Jeffrey, bukan seorang Muslim. Seoul Halal Guide dioperasikan oleh tim Korea non-Muslim yang berkomitmen melayani komunitas perjalanan Muslim melalui:

  • Verifikasi sumber primer yang ketat (KTO, MUIS, JAKIM, MAFRA)
  • Pertimbangan editorial dari kontributor komunitas Muslim (Fase 2)
  • Pelabelan transparan: “Diverifikasi oleh KTO” / “Menunggu peninjauan” / “Sertifikasi mandiri — silakan konfirmasi secara lokal”

Kami tidak mengeluarkan sertifikasi halal. Kami mengkurasi informasi yang tersedia untuk umum dari sumber-sumber otoritatif.

Pendiri Kami

Jeffrey, pendiri kami, telah bertahun-tahun membangun persahabatan dan hubungan bisnis dengan wisatawan dan pengusaha Muslim di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Meskipun bukan seorang Muslim, ia mengembangkan apresiasi mendalam terhadap adat kuliner Islami dan tantangan praktis yang dihadapi pengunjung Muslim di Korea — mulai dari mencari restoran bersertifikat KMF hingga menemukan fasilitas sholat dekat tempat wisata. Seoul Halal Guide bermula sebagai proyek pribadi untuk membantu teman-temannya yang berkunjung ke Seoul, dan berkembang menjadi sumber daya publik.

Kebijakan Editorial

  • Kami tidak pernah mempublikasikan informasi religius atau diet tanpa verifikasi sumber primer
  • Kami mengungkapkan hubungan afiliasi secara transparan (lihat Kebijakan Privasi)
  • Kami menerima koreksi di hello@seoulhalalguide.com

Sumber & Mitra

  • Korea Tourism Organization (KTO) — database

Scroll to Top